Tahun 2023, Belajar Konsisten yang Mandiri

risna.info happy new year 2023

Sudah tanggal 3 Januari tahun 2023, apakah tahunnya masih baru? Sampai tanggal berapa sih sebenernya masih disebut tahun baru? Kalau hitungannya hanya sampai liburan berakhir, sepertinya buat sebagian besar orang hari ini sudah bukan tahun baru lagi dong? Beberapa pertanyaan yang nggak penting untuk dipikirkan, tapi menjadi hal yang terpikirkan ketika saya memutuskan untuk menulis di blog hari ini.

Setelah beberapa hari tidak menulis blog, untuk memulai lagi jadi butuh waktu agak lama. Beberapa kali kata yang sudah saya tuliskan saya hapus dan ganti lagi. Ini akibat terlalu banyak yang ingin diceritakan, tetapi tahu kalau waktu untuk menceritakannya tidak banyak.

Berlatih Konsisten Tanpa Komunitas

Langsung saja ke bagian yang ingin dituliskan sesuai judul, tahun 2023 ini saya ingin belajar konsisten secara mandiri tanpa komunitas. Setelah bertahun-tahun melatih diri konsisten menulis bersama Kelas Literasi Ibu Profesional dengan setoran harian, tahun ini saya memutuskan untuk tidak mendaftar dan fokus latihan mandiri.

Bertahun-tahun latihan konsisten bersama KLIP, saya jadi ingin tahu apakah saya sudah bisa mandiri konsisten menetapkan sistem sendiri tanpa dipaksa oleh pihak eksternal. Sebenarnya ada banyak hal yang ingin dituliskan, tetapi selama ini karena kejar setoran terkadang jadi pilah-pilah menulis yang gampang dan cepat dan tidak meneruskan apa yang sebelumnya ingin diteruskan.

Tahun 2023 ini saya sudah punya beberapa hal yang perlu dilakukan dan bukan terbatas pada menulis blog saja. Walau demikian, saya tetap akan menuliskan catatan hal-hal yang saya pelajari di blog ini.

Mungkin akan ada yang bertanya: kenapa nggak sekalian saja mendaftar KLIP lagi? Jawabannya kalau saya mendaftar KLIP lagi, saya pasti akan kembali dengan jebakan kejaran setoran. Tujuannya kali ini kan ingin berlatih konsisten secara mandiri. Anggaplah menantang diri sendiri untuk bisa tidak menggantungkan diri dengan sistem yang dibuat oleh pihak eksternal dan membuat sistem internal saja. Walaupun ada yang bilang kalau mau berjalan jauh, lakukan bersama-sama, tetapi sepertinya kalau tujuannya tidak sama, walau bersama akhirnya nggak sampai-sampai ke tujuan.

Sekarang ini saya memiliki beberapa blog. Selain blog ini, saya memiliki blog bareng suami yang isinya banyak update tentang kehidupan kami di Chiang mai, juga ada blog khusus tentang menulis blog dan juga blog yang berisi catatan eksperimen dengan AI. Saya kembali giat mengeblog tentunya karena ikutan KLIP. Jadi kalau ada yang ingin melatih diri untuk konsisten menulis, saya sangat merekomendasikan bergabung dengan KLIP.

Beberapa Rencana di Tahun 2023

Ada beberapa rencana yang ingin dilakukan di tahun 2023 ini selain menulis di blog. Harapannya sih dalam proses menyelesaikan target, saya tetap bisa mendokumentasikan menjadi tulisan di blog.

Pelatihan Berpikir Komputasi

Sejak beberapa tahun lalu, anak-anak mengikuti kegiatan Bebras Challenge yang diadakan secara online oleh Bebras Indonesia. Bebras Challenge intinya adalah menyelesaikan persoalan dengan menggunakan metode berpikir komputasi. Bulan Desember 2022 yang lalu, saya mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan yang sebenarnya ditujukan untuk guru sekolah. Pelatihan ini tentunya mempersiapkan guru-guru untuk mengajarkan berpikir komputasi ke anak-anak.

Sebenarnya saya pernah mengikuti seminar tentang Computational Thinking ini sejak 2020, tetapi waktu itu saya belum terpikir untuk mencoba mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Bebras Indonesia. Akhir tahun 2022 lalu saya terpikir untuk mencoba bertanya apakah saya sebagai orang tua yang menghomeschool anak bisa mengikutinya. Ternyata saya mendapatkan kesempatan mengikutinya.

Salah satu yang membuat saya bisa mengikuti pelatihan ini karena saya punya latar belakang pendidikan informatika. Mungkin juga ada faktor hasil Bebras Challenge anak-anak yang cukup baik. Pelatihannya diadakan hybrid online dan offline, saya mengikutinya tentu saja secara online. Nantinya saya akan membuka kelas online untuk mengajarkan apa yang saya dapat dari pelatihan guru yang akan berlangsung sampai bulan Maret 2023 ini. Buat yang ingin anaknya belajar berpikir komputasi, nantikan saja updatenya di blog ini.

Situs Simalungun.net

Sejak bulan November tahun 2021 saya sudah memulai membantu paman saya yang rajin mengumpulkan tulisan tentang budaya Simalungun. Dari beberapa blog yang tadinya tersebar di wordpress dan blogspot, saya impor jadi satu di simalungun.net. Walaupun terlihat halaman utamanya belum ada banyak isinya, tetapi situs itu sendiri terdiri dari beberapa sub blog. Masing-masing masih perlu dirapihkan. Pinginnya sih situs itu bisa semakin berkembang dan berguna untuk kemajuan budaya Simalungun.

Saat ini isi dari situs tersebut masih fokus pada Bibel Simalungun – Indonesia, Doding Haleluya, Renungan Harian Tadah ni Tonduyta dan juga kamus Indonesia Simalungun dan sebaliknya. Saat ini bagian kamus masih sangat sedikit isinya, sebenarnya saya sudah punya kamus fisik, tetapi belum juga sempat menambahkan ke website.

Menyelesaikan draf tulisan

Ada beberapa draf tulisan tentang cerita perjalanan liburan ke Indonesia maupun hal-hal lainnya yang perlu diperiksa kembali. Penyakit menunda menyelesaikan tulisan masih saja tetap ada, dan penyakit ini tentunya gabungan antara kemalasan dan mood yang sudah hilang. Padahal seharusnya kalau memang dirasa perlu untuk diingat ya diselesaikan dan dipublikasikan, atau kalau memang tidak perlu diingat dibuang saja.

Walaupun sudah banyak menulis, ada banyak hal yang terlupakan karena tidak dituliskan. Padahal kalau memang ingin diingat ya harus ditulis. Ingatan manusia itu terbatas. Untuk hal-hal yang tidak ingin diingat, ya tidak perlu dituliskan. Jangan karena sudah ada AI yang menulis dan google, kita merasa tidak perlu menulis lagi karena bisa tinggal bertanya saja ke mesin pintar. Jangan salah loh ya, semua mesin pencari ataupun AI itu ada tergantung data. Karena pengalaman hidup dan pikiran kita tidak sama dengan yang lain, maka penting untuk menuliskan apa yang menjadi pengalaman kita sendiri.

Just Do It!

Sebenarnya masih ada beberapa hal lain yang menjadi target di tahun 2023 ini, tetapi saya belum bisa tuliskan di sini. Saya masih mau meneruskan prinsip kalau ada target baru selain target yang sudah ditetapkan di awal tahun, ya dikerjakan saja. Kalau ada perubahan target di tengah jalan juga sah-sah saja. Semuanya menyesuaikan dengan keadaan. Tetapi apapun yang sudah direncanakan ya dilakukan.

Waktu sehari itu ada banyak yang bisa dilakukan, setahun juga waktu yang tidak sebentar. Semoga saja di tahun 2023 saya bisa tetap produktif dan konsisten walaupun tidak ada komunitas menulis yang saya ikuti.

make it so

Seperti biasa, jangan lupa dengan perintah Kapten Picard di Star Trek

“Don’t just wish, but make it so!”

2 thoughts on “Tahun 2023, Belajar Konsisten yang Mandiri

  1. Asli ya, aku pun penasaran. Setelah 4 tahunan jadi jawara KLIP, apakah tahun ini konsistensi Risna tetap teruji tanpa KLIP? Mestinya sih bisa. Sebenarnya menurutku 1 tahun saja di KLIP sudah cukup untuk menjamin konsistensi. But we will see… Risna jadi kelinci percobaan. Ha…ha…

Leave a Reply