Posted in film, info

Film A Perfect Fit: Bali, Blogger, dan Sepatu

Kemarin tidak sengaja saya melihat trailer film “A Perfect Fit” yang direkomendasikan oleh Netflix.

Melihat dari judulnya yang berbahasa Inggris, saya tidak menyangka ini film Indonesia. Film romantis komedi produksi Starvision Plus dan Netflix ini baru tersedia sejak 15 Juli 2021 yang lalu.

Membaca sekilas deskripsi dari Netflix, kisah fashion blogger dengan pembuat sepatu di Bali, saya makin tertarik untuk menontonnya.

Kata kunci blogger, Bali dan kisah cinta yang bawa-bawa sepatu, saya pikir ini ceritanya akan seperti kisah Cinderella dan pangeran.

Oh ya, saya memang tidak cuma nonton film Korea, film Indonesia juga ditonton kok. Sekalian saja review film Indonesia saya tuliskan di blog ini ya.

Poster film A Perfect FIt, Netflix

Pernikahan itu seperti menentukan sepatu.Kamu yang lebih tahu sepatu mana yang pas. Tempat kamu berpijak untuk melanjutkan hidup.

Ibunya Saski, A Perfect Fit
Continue reading “Film A Perfect Fit: Bali, Blogger, dan Sepatu”
Posted in canva, info

Watercolor dan Isometric Drawing di Canva

Siapa yang belum kenal Canva? Rasanya hampir semua bloger yang juga aktif di media sosial instagram sudah kenal Canva. Saya pertama kali belajar Canva di awal tahun 2021 ini. Duluuuu saya merasa Canva ini susah, tapi ternyata saya salah besar.

Saya sudah pernah menuliskan beberapa eksperimen mainan dengan Canva yang saya lakukan mulai bikin image kutipan dari drakor dan juga belajar bikin digital painting dan membuatnya menjadi animasi sederhana.

Hari ini saya mau menuliskan tentang watercolor digital painting dan isometric drawing. Hasil karya mainan Canva hari ini, setelah sekian lama nggak melakukan eksplorasi elemen yang ada di Canva.

Continue reading “Watercolor dan Isometric Drawing di Canva”
Posted in info, kinemaster

Mengenal Kinemaster, Aplikasi Edit Video

Di blog ini, saya sudah pernah menuliskan tentang cara menambahkan clip graphics dan transisi efek di Kinemaster. Tapi saya belum pernah menuliskan dari awal tentang bagian-bagian dari Kinemaster.

Untuk mempermudah tulisan selanjutnya tentang Kinemaster, di tulisan kali ini, saya akan mengenalkan bagian-bagian dari Kinemaster.

Karena beberapa bagian tidak saya temukan bahasa Indonesianya, saya akan tetap menggunakan kata bahasa Inggris. Antarmuka Kinemaster yang saya gunakan adalah bahasa Inggris.

Disclaimer, saya bukan ahli Kinemaster, saya juga baru berkenalan dengan aplikasi ini sekitar bulan Maret 2021. Tulisan ini selain untuk siapa saja yang ingin belajar, juga sebagai catatan untuk saya sendiri.

Continue reading “Mengenal Kinemaster, Aplikasi Edit Video”
Posted in info, wordpress

Menambahkan Daftar Isi di Self-hosted WordPress

Setelah sekian lama berbenah blog ini, saya baru menyadari kalau saya belum menambahkan plugin daftar isi di blog ini. Supaya tidak lupa plugin mana yang saya pakai, saya akan menuliskannya di sini.

Ada banyak plugin yang tersedia, tapi dari beberapa blog WordPress, saya selalu memakai plugin yang sama. Plugin ini bukan yang paling banyak penggunanya, tapi ya pada dasarnya saya malas mencoba-coba yang baru, hehehe.

Untuk yang belum tahu, plugin di WordPress itu hanya bisa untuk self-hosted WordPress. Maksudnya blog wordpress yang hosting sendiri dan menggunakan domain berbayar alias yang bukan beralamat di dot wordpress dot com.

Continue reading “Menambahkan Daftar Isi di Self-hosted WordPress”
Posted in film, info, Kmovie

Tentang Sakit Hati di Film Sweet and Sour

Salah satu hobi saya adalah menonton film dan drama Korea. Sesekali saya akan menuliskan juga tentang film Korea di blog ini. Sesuai judul dari blog ini: catatan belajar dan hobi. saya mau membagikan sedikit catatan dari film “Sweet and Sour” yang saya tonton.

Jang Ki Yong memang sedang sibuk. Selain main drakor My Roommate is a Gumiho, filmnya “Sweet and Sour” tayang sejak 4 Juni 2021 di Netflix. Terus kabarnya, tak lama lagi drama bareng Song Hye Kyo yang berjudul “Now, We are Breaking Up” akan bisa disaksikan akhir tahun 2021 ini.

Seperti biasa, karena Netflix merekomendasikan film ini, saya pun memutuskan untuk menontonnya. Dari genrenya dan judulnya saja sudah bisa ketahuan endingnya, tapi saya tidak menduga kalau ada plot twist yang bikin film ini jadi menarik.

Tulisan kali ini bukan review film Sweet and Sour. Saya suka dengan plot twistnya, tapi saya terganggu dengan fakta penyakit hepatitis alias sakit hati yang digambarkan di film ini. Oh ya, tulisan ini bakal penuh dengan spoiler, jadi kalau kamu bukan tim pencari spoiler, silakan kembali lagi setelah menonton, hehehe.

Continue reading “Tentang Sakit Hati di Film Sweet and Sour”