Hobi Berganti, Menulis Tetap di Hati

risnainfo

Blog Risna.info ini adalah kumpulan catatan seputar belajar dan hobi. Dari awal blog ini memang niatnya buat menulis yang sedang dipelajari dan juga hobi. Walaupun hal yang dipelajari dan hobi berganti-ganti, saya terlalu malas untuk membuat blog yang terpisah-pisah. Makanya nih blog ini sempat beberapa kali berganti judul.

Sebenarnya saya sudah pernah menuliskan tentang kenapa kita butuh hobi. Buat saya, hobi itu adalah sesuatu yang saya lakukan dengan bahagia dan membuat saya semakin bahagia. Saya akan berusaha menyelesaikan pekerjaan yang menjadi prioritas, supaya punya waktu untuk melakukan hobi.

Bertemu dengan orang-orang sehobi biasanya akan membuat saya semakin produktif dan semakin bahagia. Walaupun tanpa komunitas, saya akan tetap melakukan apa yang menjadi hobi saya, tapi biasanya bergabung dengan komunitas bisa membuat hobi bertahan cukup lama.

Untuk sebagian orang hobi juga bisa mendatangkan cuan. Tidak semua orang bisa menikmati hobi setelah menjadikan hobi menjadi pekerjaan. Saya juga masih membatasi kegiatan hobi menjadi kegiatan yang sebatas mendatangkan kebahagiaan dan berkarya terlepas dari ada atau tidaknya cuan.

Hobi saya, dulu dan sekarang

Seperti saya sebutkan, kita butuh hobi daripada diam bengong saja. Sejak dulu, hobi saya silih berganti. Waktu saya menjalaninya, saya benar-benar menyukai hal tersebut dan bahkan saya ingin sekali terus menerus melakukannya.

Tapi, karena satu dan lain hal, terkadang hobi itu berhenti begitu saja dan semangat yang ada menguap hilang entah kemana. Kalau memang sedang hobi, cirinya adalah saya akan menyediakan waktu dan selalu ingin melakukannya. Kalau saya mencari-cari alasan untuk tidak melakukannya, namanya bukan hobi.

Jadi intinya hobi itu bukan sekedar sesuatu yang dilakukan di waktu luang. Tapi sesuatu yang dinikmati dan membawa kebahagiaan, membuat saya merasa produktif dan kreatif, walaupun terkadang bisa bikin sedikit konsumtif.

Bermain Benang dan Jarum

Ada satu masa, saya suka sekali dengan segala yang terkait benang dan jarum. Mulai dari merajut crochet atau knit, dan juga menjahit dengan mesin jahit. Beberapa hasil karya saya bisa dilihat di blog ini. Beberapa hal sengaja saya tuliskan di sini, untuk menjadi pengingat apa yang sudah pernah saya hasilkan dari hobi.

Walaupun akhirnya sekarang sudah tidak merajut ataupun menjahit, sebenarnya sih saya masih ada keinginan untuk kembali lagi melanjutkan hobi itu. Tapi, kalau cuma keinginan tapi tidak dilakukan, artinya saya memang belum kembali ke sana.

Menonton Film dan Drama

Dari dulu, saya juga suka menonton berbagai film. Saya jauh lebih suka menonton daripada membaca. Walaupun dulu di diary masa sekolah saya menulis salah satu kesukaan saya adalah membaca, tapi ternyata saya tidak bisa menyebut membaca itu sebagai hobi. Kalaupun sekarang ini saya memaksakan diri membaca, itu semua karena saya tahu membaca itu banyak manfaatnya. Dibanding membaca buku fiksi, saya lebih memilih buku non fiksi, karena untuk asupan fiksi saya lebih memilih menontonnya saja.

Kesukaan menonton ini dulu bisa jalan bareng dengan merajut. Saya bisa merajut sambil menonton. Jadi kadang-kadang saya menonton sampai larut, sambil merajut (walaupun mungkin porsi menontonnya lebih banyak). Tapi, ketika menggunakan mesin jahit, saya tidak bisa menjahit sambil menonton. Mungkin, inilah awal mula saya meninggalkan benang dan jarum.

Beberapa tahun terakhir, saya suka menonton drama Korea. Kalau menonton tontonan berbahasa Inggris, masih bisalah mengandalkan pendengaran. Akan tetapi, kalau nonton film Korea, jelas aja harus baca subtitlenya, soalnya belum bisa bahasanya, hehehe. Makin sulit kalau mau menonton sambil main benang dan jarum.

Menulis Catatan di Blog

Saya mulai memiliki blog dari tahun 2001. Tapi dari dulu, menulis itu lebih ke menceritakan unek-unek. Curcol yang selektif dan setidaknya masih boleh dibaca orang lain. Kegiatan menulis blog ini pun pernah berhenti gara-gara sosial media. Tapi sebenarnya, dari dulu saya suka sekali menuliskan apa saja di blog. Buat saya, blog itu catatan apa saja. Dan blog ini terutama ditujukan untuk menulis hal-hal yang saya pelajari dan ingin saya ingat.

Sepertinya, daripada menyebut ngeblog sebagai hobi, mungkin hobi saya adalah menulis catatan. Kalaupun menggunakan blog sebagai medianya, karena saya suka membagikan apa yang menjadi catatan pelajaran saya. Karena saya tidak bisa ingat semuanya, dan setiap kali ada yang bertanya, akan lebih mudah membagikan link blog daripada menjawab khusus untuk pertanyaan tertentu.

Hobi membuat jadi belajar

Setelah saya rajin menuliskan apa saja yang dipelajari, setiap pelajaran seperti membuka pintu ke pelajaran baru. Di tahun 2021, saya banyak belajar dan berkarya yang saya mulai dari hobi menulis catatan.

belajar dan berkarya di 2021
Dari ngeblog belajar hal-hal lainnya

Saya juga tidak tahu, apakah membuat catatan belajar atau belajarnya yang menjadi hobi saya? Tapi kalau saya bilang saya hobi belajar, ini tidak sepenuhnya benar, karena saya tidak selalu suka belajar semua hal. Saya hanya suka belajar hal-hal untuk mendukung yang sudah dipelajari sebelumnya.

Seperti halnya hobi nonton drakor yang akhirnya membuat saya bertemu dengan teman-teman di Drakor Class yang juga suka menulis seputar drakor. Dari sana saya jadi belajar untuk membuat blog yang lebih memenuhi kaidah penulisan blog dan tentunya belajar supaya tulisannya mengikuti optimasi mesin pencarian (SEO). Untuk mengisi situs Drakor Class, saya juga akhirnya belajar Podcast, Canva, Kinemaster, Livestreaming dengan Zoom dan Streamyard.

Penutup

Dari satu hobi, saya jadi belajar berbagai hal. Saya bertemu dengan banyak teman di komunitas yang memiliki hobi yang sama dengan saya. Dari hobi, saya juga semakin belajar mengenal diri sendiri. Dan dari semua hobi yang datang silih berganti, kegiatan menuliskan catatan dari hobi menjadi kegiatan yang tetap jadi kegiatan paling disukai.

Kamu punya hobi nggak? Kalau belum punya hobi, mungkin bisa belajar dari Mamah Gajah Ngeblog lainnya yang mengikuti Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog bulan April 2022 ini tentang aktivitas favorit para mamah.

mamah gajah ngeblog

18 thoughts on “Hobi Berganti, Menulis Tetap di Hati

  1. wah teh Risna pintar merajut juga nih … keren ya hasilnya lucu-lucu gitu.
    aku hobi gowes tapi gak pingin ikut komunitas gowes he3 .. tapi kalo menulis malah kepingin gabung diberbagai komunitasnya. gak tau kenapa?

  2. Risnaaaa, saya ngiler ihh lihat tas rajut karya Risna. Manis dan unik, saya mau banget memakainya. 🙂

    Saya setuju dengan statement Risna yang (masih) membatasi kegiatan hobi menjadi kegiatan yang sebatas mendatangkan kebahagiaan dan berkarya terlepas dari ada atau tidaknya cuan.

    Memang saya juga ingin punya hobby yang bisa menghasilkan cuan, tetapi ketika pernah mencoba sebentar, malah saya tidak bisa enjoy, yang ada malah jadi beban. Akhirnya saya stop.

    Tetapi saya tak pernah berhenti kagum sama yang punya hobby menghasilkan, karena berarti orang tersebut bisa me-manage overwhelming-nya meraih dua goals. Seperti teman kita, Mamah May ehehe.

    ***
    Semoga selalu dan makin semangat menuliskan catatan hobinya ya Mamah Risna. 🙂
    Bermanfaat euy buat saya (dan banyak Mamahs), terutama perihal per-CANVA-an, per-WORDPRESS-an, dan per-FILM-an.

  3. Juhjur sepanjang aku kenal kakak, aku nggak pernah kepikiran lho kakak hobinya nulis. Bahkan ketika kakak selalu update blog dan aku meninggalkan blog, tetap nggak kepikiran kalau kakak hobinya nulis haha. Emang kadang tuh hobi harus ketemu komunitas dulu, baru jadi muncul namanya ya 😀

    1. hahaha aku juga nggak pernah mikir menulis itu hobi, tapi ternyata dari sekian banyak gonta ganti hobi, yg selalu kulakukan adalah menuliskannya. jadi kesimpulannya aku emang suka menulis catatan walau ga punya catatan harian hehehe

  4. Setuju…hobi buat aku adalah kegiatan yang menyenangkan, engga perlu dipikir, mendatangkan cuan atau tidak.
    Enaknya merajut bisa sambil nonton ya, sesekali melirik rajutan biar engga salah hitung. Hehe…Karyanya lucu-lucu. Samma nih, aku sekarang lebih suka nulis, jalan aja pikiran kemana-mana. Malah suka bawa laptop sambil nonton.

  5. Hobi gonta-ganti, setuju sekali, supaya ada variasi. Asik lihat karya rajutnya. Saya pengen bisa merajut, lalu belajar bikin syal. Mulainya bisa, mengakhirinya masih tanda tanya. Itu syal nggak jadi-jadi. Hihiii…

  6. Wah Kakak Risna pinter merajut juga, keren-keren, yang sepatu lucu banget lho Risna. Kalau kuperhatiin Risna ini memang hobby belajar ya, dan hobby ngulik, mama high tech banget yang jadinya bermanfaat juga untuk semua karena kami ikut kecipratan ilmu hehe.

    Makasih Risna

  7. Ngga nyangka teh Risna juga suka crochet. Aku kepengenan bisa membuat crochet. Terkagum lihat Ibu sendiri juga bisa. Minat ini ngga dimulai2. Kalah mulu sama yang lain

  8. Ini related banget nih, merasa mirip ceritanya teh risna. Hobi saya ganti-ganti juga, jaman SD – sebelum punya anak suka nulis hobi:membaca, pernah juga hobi nonton drakor, pernah hobi nulis blog juga. Tp sekarang berubah lagi ?

    Setuju dengan eprnyataan, hobi bukan sekedar aap yang fikerjakan di waktu luang, tapi selain itu harus dinikmati juga

  9. Aku sama kayak kak Risna nih. Hobinya berubah-berubah. Walaupun Kak Risna jauh lebih tekun dari aku. Jadi hobinya ada hasilnya. Ketekunan ini memang masih jadi peer nih buat aku. Nggak ada hobi yang ditekuni. Kecuali nonton Drakor. Tapi itu juga nggak jadi apa-apa. Cuma sekedar penonton saja. Haha.

  10. Temen sekosan dulu pernah mau ngajarin aku merajut, tapi aku berhenti di langkah pertama. Makanya, kagum banget kalo liat orang beneran menghasilkan rajutan.

    Hobi nonton juga pernah, tapi aku lebih suka dorama, sih. Kalo sekarang, merasa ga punya waktu buat nonton, hiks. Mesti sabar-sabar sampai anak agak gedean kayaknya hehe..

    Yang jelas aku suka banget sama prinsip Kak Risna. Daripada capek jawab setiap ada yang tanya, langsung kasih link aja. Ini kayak ngasih pancing alih-alih ikannya. Mantaaap!

  11. Aku kapok belajar merajut, tanganku sakit dan entahlah bener-bener gak berbakat deh kayaknya….buat satu bros aja capeeek banget rasanya

    Saluuut deh teh Risna, walau berganti-ganti hobinya tetapi produktif dan menghasilkan karya yang banyak

  12. Hobinya macem-macem tapi semuanya bikin produktif ya Teh. Keren lah. Terutama hobi ngeblog ini, sangat bermanfaat karena informatif buat yang lain.

  13. >> “setiap kali ada yang bertanya, akan lebih mudah membagikan link blog daripada menjawab khusus untuk pertanyaan tertentu.”

    Ini teh Risna bangeet, hehehe. Ini menunjukkan kalau koleksi tulisannya teteh udah buanyaak banget.

    >> “Tidak semua orang bisa menikmati hobi setelah menjadikan hobi menjadi pekerjaan.”

    Btw ini memang ada teori ilmiahnya sih, teh. Ketika karya dari hobi kita dinilai dengan uang, motivasi kita mengerjakannya jadi hilang. Ada di materi motivasi baik di kuliah manajemen maupun psikologi ini. Membaca ini aku jadi kepikiran untuk tidak menjadikan hobi sebagai cara menghasilkan uang juga, nih ….

Leave a Reply to Dini Cancel reply