Tips Mengubah Niat menjadi Aksi

Banyak hal dalam hidup ini dimulai dari niat. Akan tetapi, sering juga niat tinggal niat, kita tidak melakukan aksi apapun dan waktu berlalu tanpa niat yang kesampaian. Tapi, kalau sudah niat saja terkadang tidak dilakukan, apa kabar dengan hal yang dikerjakan tanpa niat.

Ada beberapa hal yang sampai sekarang masih tetap menjadi niat, tapi ada beberapa hal yang akhirnya berhasil saya lakukan. Misalnya menulis setiap hari, dan membaca lebih banyak buku dalam sebulan. Walaupun kegiatannya berbeda, tapi ada kesamaan yang saya lakukan untuk akhirnya bisa mengubah niat menjadi aksi.

Mungkin tulisan ini sebenarnya singkatnya adalah don’t just wish, but make it so! Alias jangan cuma niat, tapi lakukanlah!.

Lakukan saja

Banyak orang yang ingin melakukan sesuatu, tapi tidak langsung dilakukan dan kebanyakan over thinking. Seperti halnya orang yang ingin berolahraga tapi harus beli peralatan mahal atau daftar di klub kesehatan ternama, ada juga yang ingin menulis tapi merasa perlu beli gawai dan tempat yang nyaman untuk menulis dulu.

Saya juga sudah sering seperti itu, tapi ternyata, akhirnya yang membuat saya memulai adalah prinsip lakukan saja. Menulis tidak harus langsung jadi tulisan super duper keren, membaca pun tidak harus langsung membaca buku-buku populer yang dibicarakan semua orang. Lakukan saja sesuai dengan gaya masing-masing.

Jangan ditunda

Kalau memang harus dilakukan, kenapa harus ditunda? Penundaan tidak pernah berakhir dengan hasil yang lebih baik, malahan lebih sering jadinya tidak dilakukan. Kalau memang ingin menulis setiap hari, lakukan saja setiap terpikir ada yang ingin ditulis. Kalau memang ingin membaca buku tertentu, bacalah buku di saat santai.

Memang ini teori sih, tapi ya sudah terbukti untuk diri saya, penundaan untuk hal-hal yang memang ingin dilakukan lebih sering berakhir tidak dilakukan.

Buat checklist/ list pekerjaan

Hal yang paling menggembirakan ketika mengubah niat menjadi aksi adalah saat bisa memberi tanda centang kalau hal tersebut sudah dilakukan. Kalau tidak, sepanjang hari saya hanya memikirkan saja, dan akhirnya menyesal ketika hari berakhir dan tidak ada niat yang jadi dilakukan.

Checklist saya isinya biasanya hal-hal yang memang dilakukan setiap hari. Untuk hal yang bukan rutin, malahan tidak saya masukkan dalam checklist yang sama dan masuk ke daftar hal yang perlu dikerjakan (artinya bisa kapan saja).

Cari teman untuk mengerjakannya bersama

Untuk berbagai hal, ketika kita punya teman, kita bisa merasa lebih semangat. Bukan untuk bersaing, tapi ya biar ada teman untuk diajak berbagi rasa. Misalnya kalau sama-sama ingin menulis tapi belum menulis, kita bisa saling menyemangati dan berbagi ide.

Untuk hal berolahraga juga pasti lebih menyenangkan kalau ada temannya. Eh tapi, ini sih saya ya, sebagian orang mungkin lebih suka untuk mengerjakan berbagai hal sendiri dan merasa orang lain lebih sering menjadi gangguan daripada memberi semangat.

Niat apa yang ingin kamu jadikan aksi?

Saya sudah menggunakan tips di atas untuk menulis setiap hari, membaca buku lebih banyak dan juga jalan kaki keliling komplek setiap hari sambil main Pikmin bareng keluarga. Untuk banyak hal, niat saja memang tidak cukup. Saya tetap butuh untuk terus menerus mengingatkan diri kalau saya harus melakukannya supaya niat tersebut menjadi aksi.

Yuklah, siapa yang mau mencoba tips di atas? Atau ada yang ingin ditambahkan?

4 thoughts on “Tips Mengubah Niat menjadi Aksi

  1. Paslah diriku baca ini ketika kebanyakan mikir. As simple as that, just do it ya. Karena kebanyakan alasan atau mikir malah ngga jadi2

  2. Awal tahun… mau kurus! bulan Jan olahraga.. bulan Feb masih olahraga… menuju tengah bulan mulai sibuk sama kerjaan mulai males.. akhir tahun langsung merubah target jadi menuju kurus tahun depan! hahahah haduh. Bismillah tahun ini dimulai produktif dengan kembali ke hobi menulis dan foto2. Semangat!

  3. Seringnya menunda karena ga tau caranya, terus mager memulai. ?

    Buat checklist paling efektif buat saya, tapi kalau BM kadang overwhelming, terus jadi banyak yg ga tercapai juga. Mesti sadar sama kemampuan diri juga. Hhe

Leave a Reply