Memulai Investasi Saham di Ajaib (2)

Melanjutkan cerita tentang memulai investasi saham di Ajaib, kali ini saya akan menuliskan tentang langkah pengisian formulir lengkap dan mengisi dana di Rekening Dana Nasabah (RDN) yang akan digunakan untuk transaksi saham. Kalau ada yang bertanya-tanya kenapa saham dan kenapa Ajaib, bisa baca tulisan sebelumnya ya.

Jangan lupa, pertama tentunya harus mendaftarkan nomor telepon dan alamat email untuk mendapatkan akun Ajaib. Kalau ingin mendapatkan bonus Hadiah Saham, bisa mengisi kode Ajaib di pendaftaran dengan nomor saya ini: risn570 atau melalui link berikut: https://referral.ajaib.co.id/CRxB .

Mengisi formulir lengkap

Sebelum terlalu bingung, saya akan menuliskan cara mendaftarkan akun untuk bisa mulai investasi. Karena prosesnya semua secara online, siapkan koneksi internet yang baik, gawai yang memiliki kamera, nomor telepon Indonesia, alamat e-mail yang pasti bisa diakses, nomor rekening bank di Indonesia yang menggunakan nama yang sama dengan KTP, cahaya yang terang, tentu saja butuh KTP dan nomor NPWP (boleh menggunakan NPWP suami kalau tidak punya).

Dari halaman ini pilih Lanjut

Langkah 1 dari 6: Isi Identitas Diri sesuai KTP

Masukkan Identitas diri sesuai dengan data yang ada. Kalau datanya salah, nanti memperlambat proses verifikasi, jadi pastikan semua diisi dengan benar dan sesuai KTP.

Langkah 2 dari 6: Verifikasi Identitas dengan Selfi Video

Ini kenapa perlu gawai yang memiliki kamera, karena salah satu langkah verifikasi adalah kita diminta untuk live video dan tahan beberapa detik. Kita akan diminta supaya area wajah ada di tempat yang disediakan, lalu tahan beberapa detik. Setelah itu kita bisa memeriksa apakah hasil perekaman sudah baik. Kalau sudah baik bisa dilanjutkan, kalau merasa kurang baik masih bisa direkam ulang.

Langkah 3 dari 6: Profil Risiko Investor

Di langkah ini kita perlu mengisi profil risiko, mulai dari besar penghasilan, gaya investasi, jangka waktu investasi, pengalaman investasi, dan sumber pendapatan. Pastinya, kalau nggak punya penghasilanpun, kita bisa tetap mengisi dengan sumber dana dari suami, atau malah pemberian orang tua atau anak (ya siapa tau anaknya yang aktif bekerja dan orang tuanya nunggu kiriman saja).

Yang jelas sih, semua orang bisa menjadi investor, asal ada dananya, hehehe…

Langkah 4 dari 6: Alamat Tempat Kerja

Ibu Rumah Tangga, Pelajar, atau pensiunan yang tidak punya penghasilan aktif, tidak usah bingung mengisinya, semuanya diberi panduan apa yang bisa diisikan. Selama ada sumber dana, pasti ada data yang bisa dimasukkan ke alamat tempat kerja.

Jangan lupa untuk mengisi data sesuai fakta dan juga terutama kalau tidak punya NPWP, masukkan nomor NPWP pasangan. Hal ini untuk mempermudah perhitungan pajak di kemudian hari.

Langkah 5 dari 6: Informasi Rekening

Masukkan informasi rekening pribadi

Bagian yang ini penting, karena digunakan untuk menerima kalau kita ingin mencairkan dana dari RDN. Jadi pastikan memasukkan nomor rekening pribadi yang namanya sama dengan nama di KTP ya. Sampai di tahap ini kita akan diminta menunggu karena Ajaib akan memverifikasi data kita termasuk verifikasi bank yang akan kita gunakan untuk menarik data nantinya.

Langkah ke 6: Top Up RDN

Saya mulai mendaftar dan isi formulir sehabis sarapan, sekitar jam 9 pagi, lalu sekitar jam 11, semua proses pendaftaran sudah disetuju dan saya sudah mulai bisa bertransaksi. Tapi tentunya, saya perlu mentransfer dana ke Rekening Dana Nasabah (RDN). Jadi transaksinya bukan langsung dari rekening kita, tapi kita perlu memasukkan dana yang kita alokasikan untuk diinvestasikan. Untuk mengetahui nomoor RDN, bisa juga diperiksa di email selain dari aplikasi.

Mulai Jual Beli Saham

Saya mencoba dengan memasukkan dana 1 juta rupiah ke RDN. Karena saya tidak punya dompet digital, saya pakai transfer dari rekening BCA ke nomor rekening RDN yang juga nomor BCA. Bisa terlihat ada Buying Power 1.000.000 tapi Total Investasi masih 0 karena saya belum membeli sama sekali. Nantinya kalau sudah mulai membeli saham, akan terlihat nilai total investasi kita dan berapa hasil yang didapatkan.

Halaman depan

Pelajari saham yang ingin dibeli

Sebelum membeli saham, kita perlu belajar dulu. Belajar di sini termasuk mencari tahu kode saham dari perusahaan yang ingin kita beli. Mengetahui harganya dan melihat trend harganya. Semuanya bisa dilihat grafiknya tersedia di aplikasi Ajaib.

Saya membeli saham berdasarkan perusahaan yang produknya saya pakai dan saya berharap kalau perusahaan itu masih akan terus sukses. Karena saya nasabah BCA, saya beli saham BCA yang harganya mulai dari 7800 rupiah.

Membeli Saham

Untuk membeli saham, yang perlu diketahui adalah setiap pembelian itu bukan perlembar tapi per lot. Setiap lot saham isinya 100 lembar. Jadi jika harga saham adalah Rp. 7800, maka kita harus memiliki dana setidaknya Rp.780.000 untuk membeli 1 lot dari saham tersebut.

Karena harga saham itu bergerak terus naik turun, terkadang kita bisa mengatur apakah kita akan melakukan auto order atau limit order. Penjelasan tentang hal ini sepertinya akan saya tuliskan lain kali saja saya.

Sekarang dengan modal 1 juta, saya sudah memilih 1 lot saham BCA. Sisanya bisa dibelikan untuk saham lain yang harganya lebih murah dari BCA tentunya. Harga saham itu ada yang mulai dari Rp. 70 per lembar, berarti untuk membeli 1 lot, saya membutuhkan paling tidak Rp. 7.000. Untuk saham yang kisaran harganya di bawah 100 rupiah, saya masih bisa membeli beberapa lot lagi.

Setelah semua ini selesai, setiap hari kita akan mendapatkan catatan transaksi harian dan juga berbagai informasi lainnya tentang sektor saham yang sedang baik atau tidak. Pastinya karena ini tujuannya investasi, angka-angkanya nggak usah dilihatin terus menerus. Kalau perusahaan yang kita pilih adalah perusahaan yang sehat, biasanya sahamnya pasti naik dalam kurun waktu setahun.

Gimana nih, sudah siap ikutan menabung di saham?

One thought on “Memulai Investasi Saham di Ajaib (2)

Leave a Reply