Anti Mati Gaya Saat Menulis di Blog

anti mati gaya menulis di blog

Hari ini saya dapat pengalaman baru, Rumah Belajar Literasi Tanggerang Kota meminta saya berbagi cerita seputar ngeblog, mulai dari bagaimana konsisten menulis di blog, sampai dengan mencari ide untuk menulis.

Pertanyaan ini dari dulu sudah berkali-kali menjadi pertanyaan saya selama ngeblog, jadi materinya akan saya tuliskan di sini dengan harapan bisa menjadi inspirasi untuk yang lagi bingung mau nulis apa.

Kenapa menulis?

Setiap orang, pasti punya alasan masing-masing kenapa menulis, misalnya: 

  • mau jadi penulis buku, 
  • suka bercerita dan berimajinasi
  • menyalurkan kegelisahan hati (curcol), 
  • catatan belajar biar tak hilang, 
  • berbagi ilmu,
  • Ingin berbagi kebahagiaan, 
  • menyimpan cerita kenangan (mesin waktu)
  • menjawab pertanyaan berulang

Apapun alasannya, menulis itu mengabadikan buah pikiran dan perasaan yang bisa dibagikan pada orang lain. Ingatan manusia terbatas. Kita menuliskannya sebagai usaha memperpanjang ingatan kita.

Sebuah tulisan bisa dibaca orang lain, pikiran/ ide di dalam hati manusia tidak ada yang dapat membacanya . Temukan alasan masing-masing dan lakukan untuk diri sendiri seperti kata Stephen King ini.

Kenapa merasa perlu konsisten menulis?

Konsisten itu artinya dilakukan dengan cara yang sama. Seperti halnya mendisiplinkan anak, kita juga perlu punya disiplin. Kalau kata buku-buku tentang membentuk kebiasaan, kita perlu mulai dengan 1 kebiasaan kecil tapi berdampak kalau dilakukan secara terus menerus. 

Seperti halnya air yang menetes terus menerus bisa melubangi batu.

Setelah menemukan alasan kenapa kita merasa perlu menulis, langkah berikutnya adalah melakukannya secara konsisten. Idealnya melakukan secara konsisten itu artinya menyediakan/alokasi waktu setiap hari pada saat yang sama. 

Karena hidup tidak ideal, cobalah untuk menyediakan alokasi waktu untuk menulis bebas dalam waktu tertentu dengan target sejumlah kata minimum setiap hari. Bisa dimulai dengan menulis bebas dan sekedar catatan untuk diri sendiri, misalnya 15 menit sehari.

Setelah menemukan kenapa kita merasa perlu menulis, berikutnya carilah alasan kenapa kita merasa perlu konsisten menulis. Kalau saya sih alasan kuat menulisnya buat setoran KLIP, hehehe.

Kenapa menulis di blog?

Motivasi saya menulis terutama untuk berbagi informasi selain menyimpan kenangan. Hal ini pernah saya coba di sosial media juga, tapi sosial media itu umurnya terbatas, sosial media hilang konten saya pun hilang. Ada banyak manfaaat yang bisa didapatkan dari menulis blog, dan tiap orang bisa mendapat manfaat yang berbeda.

Blog itu website yang bisa diisi tulisan, audio, video dan gambar. Kita bisa mengorganisasikannya berdasar tanggal dan pastinya lebih mudah untuk dicari kembali informasi nya.

Contohnya:

Sosial media bisa hilang, tapi blog akan ada selama kita masih mau mengisinya. Buat saya blog itu bukan hanya trend sesaat.

Bagaimana memulai blog? 

Untuk menjadi blogger pemula, kita bisa mulai saja langsung menulis di platform blog gratisan, contohnya cara membuat blog gratis di wordpress bisa dibaca di tulisan ini.

Kalau malu dengan tulisan kita karena merasa masih perlu latihan, blog itu bisa diatur privacy nya. Yang terpenting: Mulailah menulis, jangan ditunda.

Jika ingin menulis blog dengan tujuan menjadi blogger profesional (yang menghasilkan duit) bisa melakukan hal berikut:

  • cari kelas belajar memulai blog yang gratisan
  • ikuti komunitas blogger
  • baca dan lakukan: baca berbagai tulisan tentang mengoprek blog dan coba lakukan (jangan cuma dibaca saja atau bertanya tanpa mempraktikkan, nanti jadi pusing duluan dan tidak jadi menulis)
  • cari teman belajar yang sama-sama baru belajar atau sudah lebih dulu belajar
  • belajar sedikit demi sedikit, jangan terpaku dengan teknis ngeblog sampai lupa menulis
  • berlatih setiap hari dan berbahagialah

Bagaimana mencari ide menulis? 

Ide menulis itu ada di mana saja. Kegalauan ketika tidak tau menulis apa juga bisa dijadikan sumber tulisan.

Kalau saya biasanya mendapatkan ide menulis dari hal berikut:

  • membuat daftar hal yang ingin dituliskan setiap kepikiran ingin menuliskannya
  • menulis apa yang ingin diingat dari kejadian hari tersebut
  • cari kenangan masa kecil yang ingin diingat atau diteruskan buat anak-anak.
  • opini tentang hal yang sedang ramai dibicarakan
  • menuliskan review berbagai hal (produk, tempat, pengalaman, bacaan, tontonan, dll.)
  • ikuti tantangan menulis atau lomba (tantangan KLIP)
  • membaca tulisan lama
  • tanyakan diri sendiri: mau nulis apa hari ini? apa yang ingin dibagikan atau diingat untuk kemudian hari?

Banyak sekali yang bisa dituliskan, seringnya sih tidak ada waktu menceritakannya. Bahkan 1 gambar tidak bergerak pun bisa kita jadikan cerita utuh kalau kita memikirkannya.

Catatan akhir

  • Mulai sekarang juga, mulai dari 1 paragraf. Jangan tunggu sempurna karena kesempurnaan itu milik Tuhan.
  • Gunakan kerangka tulisan: pembuka – isi – penutup atau bisa juga menggunakan teknik mind map
  • Bagikan tulisan supaya mendapatkan masukan dari yang lain
  • Perhatikan batasan: semua yang dibagikan di internet harus sesuatu yang memang kita ijinkan orang lain mengetahui nya, tentunya harus tetap berhati-hati dalam membagikan cerita yang terlalu pribadi ataupun dalam beropini. Jika ingin menuliskan sesuatu untuk dibaca diri sendiri, jangan lupa set tulisan privat.
  • Jangan ragu latihan menulis tiap hari bersama KLIP

Mulailah menulis sekarang

Mulailah sekarang

Coba tuliskan jawaban pertanyaan berikut, bisa jadi 1 tulisan, atau bisa jadi beberapa tulisan. Menjawab pertanyaan dalam bentuk tulisan, adalah jurus pertama dari anti mati gaya dalam menulis di blog. Pada dasarnya, orang-orang yang sampai ke tulisan kita adalah karena mencoba mencari jawaban atas pertanyaan yang mereka ajukan.

  1. Kenapa merasa perlu menulis?
  2. Lebih suka menulis untuk dibaca orang lain atau dibaca diri sendiri?
  3. Kalau bikin blog mau nulis apa?
  4. Berapa waktu yang bisa saya luangkan setiap hari untuk menulis?
  5. Berani terima tantangan KLIP untuk konsisten menulis? Yang jelas, saya menjadi blogger gara-gara KLIP.

Untuk teman-teman dari Rumbel Literasi Tangkot, kalau sudah menuliskan jawaban dari pertanyaan ini di blog masing-masing, boleh tinggalkan komentar di tulisan ini 🙂

2 thoughts on “Anti Mati Gaya Saat Menulis di Blog

  1. Ini pas banget sama kondisiku saat ini ehehe. Pengen nulis tapi bingung apa. (Padahal ada tema tantangan November ehehehe, tapi belum keluar main ideas nya).

    Makasiiiy ya Risna. Aku jadi banyak pilihan niy mau nulis apa. Tinggal eksekusinya wkwkwk. Semoga ga procrastinating.

    Kalimat, “jangan tunggu sempurna, karena kesempurnaan milik Tuhan”, sukaa banget. Betul sekali ya Risna. 🙂

Leave a Reply