Cerita di Hari Blogger Nasional 2021

blog pertama tahun 2000

Hari ini 27 Oktober 2021 sudah sampai lagi pada Hari Blogger Nasional 2021. Pagi hari di grup Mamah Gajah Ngeblog dapat ucapan selamat dibarengi pertanyaan: apa sih yang bikin senang jadi blogger alias menulis di blog? Tanpa ragu-ragu saya menjawab kalau saya bisa curcol di blog. Beberapa teman ikut setuju dengan jawaban ini tapi mempertanyakan kenapa sekarang tulisan di blog semakin jarang berisi curcol.

Blog dulu dan sekarang

Tahun 2020 yang lalu, saya belum mengaktifkan kembali blog Risna.info ini, tahun lalu komunitas mamah gajah ngeblog juga belum ada. Cerita Hari Blogger Nasional tahun 2020 yang saya tuliskan masih berkisah dengan terbentuknya komunitas Drakor Class yang kegiatan utamanya juga tulisan blog.

Tahun 2021 ini, komunitas ngeblog saya bertambah dengan adanya Mamah Gajah Ngeblog ini. Sejak adanya komunitas MGN, saya mulai berlatih menulis blog dengan topik tertentu dan juga bertambah lagi tempat untuk ikut berkontribusi menulis.

Selamat Hari Blogger Nasional

Dari dulu sampai sekarang, ngeblog itu seru kalau ada temannya. Kalau dulu saya ingat berkenalan dengan blog dari seorang teman yang saya kenal di MIRC berlanjut ke Yahoo Messenger. Lalu, mulai berkenalan dengan penulis blog lainnya dari membaca blog mereka dan menuliskan komentar. Dulu, blogwalking itu menggunakan blogroll yang mana kita saling mengunjungi dan berkomentar tanpa diminta.

Lalu sejak adanya sosial media, dunia blog mulai ditinggalkan dan semua orang memilih untuk menulis hanya di sosial media. Memang sih, di sosial media, tulisan kita bisa pendek saja dan bisa diatur hanya bisa dibaca oleh orang yang sudah kita terima pertemanannya. Teman-teman kita juga bisa dengan mudah meninggalkan jejak berupa jempol ataupun komentar singkat untuk memberi tanda kalau mereka sudah membacanya.

Saya sendiri akhirnya kembali ke dunia blog karena tidak ingin kenangan yang saya tuliskan hilang ketika sebuah media sosial hilang seperti multiply dan friendster.

Kenapa Makin Jarang Curcol di Blog?

Seorang teman di MGN juga bertanya-tanya kenapa ya sekarang ini jarang menemukan curcol di blog, padahal kan salah satu hal yang menyenangkan dari blog adalah bisa menuliskan curcol panjang lebar.

Kalau menurut saya sih, sekarang ini blog curcol agak berisiko, salah curcol bisa tiba-tiba viral. Penggunaan blog juga mulai beralih fungsi dari catatan seseorang menjadi media informasi (tidak resmi) dan promosi produk. Lihat saja ada banyak produk yang membayar jasa blogger untuk memperkenalkan produknya ke segala penjuru internet.

Saya sendiri masih setia menuliskan curcol selain berbagi informasi melalui tulisan di blog. Saya juga kadang-kadang mereview produk atau jasa yang memang saya suka dan bukan berdasarkan bayaran, semata-mata berbagi informasi.

Personal Branding

Bukan hanya produk yang bisa punya merk, penulis pun perlu membranding diri. Penulis blog juga perlu membranding diri, karena blog bukan lagi menjadi sekedar tempat menulis tapi sudah mulai menjadi sumber penghasilan.

Saya belum menganggap diri sebagai blogger profesional, tapi dari ikut tantangan di Mamah Gajah Ngeblog, sudah lumayan sih dapat hadiah beberapa kali. Selain itu, karena saya mulai terlatih menulis, saya merasakan ada perbaikan dari kualitas tulisan (curcol) saya.

Ada progress ke arah yang lebih baik tentunya. Dari konsisten menulis bersama KLIP, saya diundang jadi mentor tamu untuk menilai situs blog.

Kemajuan lainnya adalah kalau dulu bingung mau nulis apa, sekarang bingung mau nulis apa dulu karena ada banyak sekali yang ingin dituliskan.

Tahun 2021, saya mulai berani menyebutkan diri blogger, karena blog saya sekarang secara rutin diisi dan tidak dibiarkan terbengkalai begitu saja.

Penutup

Oh ya, karena mbak Shanty bertanya kapan saya pertama kali ngeblog, saya membongkar arsip blog pertama saya yang disimpan di blogger.com. Ternyata, saya pertama kali membuat blog itu tanggal 26 Oktober 2000. Kebetulan sekali ya berdekatan dengan hari Blog Nasional. Eh malahan saya sudah ngeblog 7 tahun lebih awal sebelum Hari Blog Nasional yang ditetapkan tahun 2007, hehehe..

Mungkin akan ada yang bertanya sudah dapat apa dari dunia blog? Saya sih bakal jawab dapat BAHAGIA. Karena sebenarnya, saya dan suami juga makin dekat gara-gara dunia menulis di blog juga.

Sampai sekarang dunia menulis di blog membawa kebahagiaan karena saya jadi punya tempat untuk berbagi cerita dan berkarya.

Kalau kalian bagaimana? Kenapa senang jadi blogger dan dapat apa dari ngeblog?

2 thoughts on “Cerita di Hari Blogger Nasional 2021

  1. Blog Risna udah lebih senior, 21 tahun udah ampir lulus kuliah ni.

    Betul, banyak yang berhenti ngeblog karena sosial media, soalnya di IG atau FB lebih mudah nulis, dan kemungkinan besar yang baca lebih banyak.

    Tapi aku lebih suka blog, lebih asik aja punya web yang bisa kita kelola sendiri kan. Kalau suatu hari FB ditutup kaya multiply dulu akan PR juga mindahin dari sana

Leave a Reply