Volume Envelope: Pengaturan Audio Kinemaster

Sekarang ini lagi musimnya bikin reels di instagram. Kemarin jadi keidean untuk mencoba membuat reels dari kumpulan image yang pernah diunggah ke instagram dari bahan renungan harian tentang manajemen waktu.

Walaupun di Instagram sudah ada tools untuk membuat video dilengkapi menambahkan suara, tapi saya kepikiran untuk iseng membuat video untuk diupload ke reels menggunakan Kinemaster saja.

Bedanya video yang ditambahkan suara dari Instagram dan dibuat sendiri adalah, saya bisa mengatur supaya suara di akhir video mengecil perlahan-lahan sebelum akhirnya berhenti.

Sebelum bisa mengecilkan suara, tentu harus tahu bagaimana menambahkan audio ke dalam desain di Kinemaster.

Saya baru belajar menggunakan Kinemaster untuk mengedit video, dan salah satu hal yang dulu agak lama belajarnya ya tentang mengecilkan audio di Kinemaster ini.

Tulisan ini akan menjadi catatan bagaimana menambahkan musik ke dalam desain dan kemudian mengatur volume suaranya menggunakan volume envelope.

Menambahkan Suara Sebagai Langkah Terakhir Desain

Catatan penting, menambahkan file audio sebaiknya dilakukan terakhir. Panjang timeline utama masih akan berubah jika kita mengubah-ubah media yang ada atau efek transisinya. 

Setelah semua lapisan desain sudah fixed, barulah kita tambahkan lapisan audio untuk menghindari mengubah audio envelope berulang kali.

Cara Menambahkan Audio ke Desain Kinemaster

Untuk menambahkan audio ke desain kita tentunya akan menambahkan berupa lapisan. Kita bisa menambahkan audio rekaman suara kita, atau berupa musik yang tersedia di Kinemaster Shop. Pilihan lainnya juga menambahkan efek suara.

Untuk contoh, saya akan menambahkan musik yang sudah ada di pustaka Kinemaster saya. Caranya pilih menu audio dari media circle.Kemudian pilih tanda plus untuk menambahkan audio ke lapisan (bisa dilihat akan ada lapisan audio berwarna hijau), lalu tutup dengan menekan tanda x di sudut kanan atas.

Memotong Lagu yang Lebih Panjang dari Durasi Desain

Setelah audio ditambahkan, kita bisa melihat lapisan berwarna hijau. Ukurannya akan sepanjang durasi dari lagunya. 

Sebenarnya, tanpa kita gunting pun audionya akan berhenti ketika bagian utama desain sudah habis. Tapi, bisa jadi kita mengguntingnya sebelum akhir karena ingin menambahkan suara efek lain di akhir.

Cara mengguntingnya, pilih lapisan audionya, letakkan playhead di akhir timeline utama. Akan ada garis merah yang menyatakan batas di mana kita ingin menggunting.

Kemudian Pilih menu trim/split yang kelihatan tanda gunting dan pilih menu trim to the right of playhead untuk memotong media dengan menyisakan bagian kiri dari garis merah.

Menu trim dan split yang ada bisa dicoba-coba sendiri ya.

Setelah menggunting audio filenya sepanjang yang diinginkan, waktunya untuk mengatur volume suara dengan volume envelope.

Kapan Volume Audio Perlu Diubah?

Ada 2 contoh penggunaan kenapa kita perlu mengecilkan suara di Kinemaster. Tapi cara mengecilkannya bisa sama-sama menggunakan volume envelope.

Mengecilkan suara di akhir desain

Mengecilkan suara ini dilakukan misalnya di akhir desain. Untuk lagu yang durasinya lebih panjang dari durasi desain, kita perlu mengatur supaya volume suara mengecil sebelum akhirnya hilang. 

Kalau tidak diatur, akan aneh kalau suara tiba-tiba menghilang. Akan lebih baik kalau suaranya mengecil terlebih dahulu sebelum menghilang.

Khusus untuk mengecilkan di akhir ini, ada pengaturan dari proyek nya langsung, tapi saya akan jelaskan juga cara mengecilkan suara dengan volume envelope.

Mengecilkan suara jika ada 2 lapisan audio

Terkadang, kita meletakkan audio di atas video sebagai lapisan bertumpuk. Misalnya saja kalau ada video dan kita ingin memberi pengantar suara di atasnya. Kasus lain misalnya kalau kita ingin ada musik latar di belakang suara yang kita rekam. 

Kalau ada 2 suara dengan volume yang sama, pendengar bisa jadi tidak nyaman dan tidak jelas mendengarnya. Kita bisa mengatur volume yang satu lebih pelan dan yang satu tetap normal.

Untuk memotong musik di salah satu saja terkadang lebih merepotkan. Akan lebih mudah jika kita mengecilkan suara salah satu lapisan, sehingga audio yang terdengar hanya dari 1 lapisan saja.

Mengubah volume suara ini disebut mengubah volume envelope atau audio envelope.

Jadi sudah jelas ya, kenapa kita perlu tahu cara mengecilkan volume suara musik latar belakang ataupun suara video. 

Cara Mengatur Volume Envelope

Pilih lapisan audio yang ingin diubah volumenya. Letakkan playhead di area mana suara ingin mulai dikecilkan.

Pilih tombol Volume Envelope (di bagian kanan atas yang ada simbol frekuensi dan seperti topi).

Dari situ kita pilih tanda O+ dan biarkan di angka 100 persen. Selanjutnya kita geser playhead agak ke kanan, di mana kita ingin suara dikecilkan, misalnya ke 29 atau 30 persen. Jika ingin suaranya hilang sama sekali, kita bisa geser ke 0. 

Untuk mengecilkan suara di tengah, kita perlu mencari titik lain untuk mengembalikan pilihan O+ ke 100 persen, tapi sebelumnya kita pilih dulu persentase yg sama dengan titik sebelumnya.

Kalau hanya ingin mengecilkannya di akhir, cukup memilih sekitar beberapa detik sebelum musik berakhir, pilih di 100, lalu pilih lagi sekitar 30, lalu 0 ketika mendekati akhir.

Jika kita ingin menghilangkan titik yang sudah kita pilih, kita bisa arahkan playhead ke arah titik tersebut dan pilih menu O-

Untuk lebih jelasnya bisa lihat video tutorial dari Youtube di bawah ini.

mengeclkan suara di Kinemaster dengan audio envelope

Sebenarnya ada cara lain untuk mengubah volume audio untuk sebuah video yang dinarasikan, tapi itu akan saya bahas lain kali.

Penutup

Hasil editan hari ini belum saya upload ke reels instagram, karena saya belum selesai mengedit untuk hari-hari berikutnya. Ini hasilnya saya upload ke Youtube saja, hehehe…

Video Editan Kinemaster

Mudah-mudahan tulisan ini membantu buat kamu yang sedang mencari-cari cara mengecilkan audio di Kinemaster ya.

Kalian suka ngedit video pakai Kinemaster juga, atau pakai aplikasi edit video lainnya?

risna

A blogger who likes to watch Korean dramas and learn about digital desain with Canva and video editing using Kinemaster.

Leave a Reply

%d bloggers like this: