Maksakeun Maca: George and the Unbreakable Code (3)

george_lucyhawking

Tulisan hari ini kembali melanjutkan hal yang didapatkan dari buku fiksi ilmiah George and the Unbreakable Code karya Lucy Hawking dan Stephen Hawking. Walaupun buku ini disebutkan untuk anak usia 10 tahun ke atas, beberapa hal yang disebutkan di dalam cerita ini menurut saya agak terlalu berat dan belum tentu dipahami oleh anak usia 10 tahun. Tentu saja harapannya, anak yang membaca buku ini jadi lebih tertarik dengan berbagai hal yang dia baca dan siapa tahu jadi mencari tahu dan mempelajari hal-hal yang disebutkan.

Selain penjelasan tentang dunia teknologi komputer, buku ini juga berusaha mengenallkan pelajaran biologi. Saya lupa dulu kelas berapa mulai belajar tentang DNA, sepertinya sih SMP ya, tapi untuk pelajaran Kimia, saya belajarna SMA. Saya sepertinya terlewat dan kurang tau Annie dan George ini tepatnya umur berapa atau kelas berapa.

Menggunakan komputer terlalu canggih untuk tugas sekolah

Di bagian sebelumnya, saya sudah sebutkan kalau untuk mengerjakan tugas kuliah, Annie dan George memutuskan untuk meminta bantuan Cosmos, sebuah super komputer milih ayah Annie untuk membawa mereka ke tempat di luar angkasa yang ada airnya.

Mungkin ini imajinasi dari anak dari Stephen Hawking dengan segala cerita yang diengarnya dari ayahnya. Saya membayangkan Lucy berharap bisa keluar angkasa hanya melewati pintu sejenis pintu Dora Emon yang bisa membawa ke mana saja.

Memang mereka di bawa ke tempat yang ada airnya, akan tetapi di tempat itu juga, ternyata ada sebuah robot lain. yang mengejar-ngejar George. Hal ini membuat Annie dan George buru-buru pulang kembali ke rumah Annie. Mereka nyaris ketahuan oleh orang tua Annie kalau saja mereka terlambat sedikit saja untuk kembali melewati pintu yang dibuka oleh Cosmos.

Secara spesifik, ayah Annie yang kebetulan pulang juga mengatakan kalau Annie tidak boleh menggunakan komputernya. Tapi setelah Annie beralasan kalau dia membutuhkan komputer untuk mengerjakan tugas Kimia, ayahnya memberi ijin tapi memberi batasan memang hanya untuk tugas sekolah saja.

Kekacauan berikut akibat listrik padam

Diceritakan malam itu listrik padam di seluruh kota, termasuk rumah Annie dan George. Mereka termasuk yang punya generator untuk memproduksi listrik sendiri di rumah. Banyak hal ternyata semakin kacau dengan terjadinya pemadaman. Orang-orang yang berbelanja ke supermarket, tidak bisa membayar karena mesin kasir semuanya tidak menyala. Akhirnya, banyak orang mulai panik karena pemadaman listrik berlangsung cukup lama.

Buku ini menceritakan hal-hal apa saja yang mungkin terjadi kalau listrik tidak ada. Bukan saja masalah tidak ada penerangan, tapi begitu banyak hal terkait teknologi tidak lagi bisa digunakan. Kekacauan yang sambung menyambung dimulai dari mesin ATM yang mengeluarkan uang, harga tiket pesawat yang digratiskan, lalu berikutnya pemadaman listrik yang berkepanjangan, membuat orang-orang menjadi panik. Ah, saya teringat dengan masa awal pandemi yang mana banyak orang berbelanja karena panik.

Karena memprediksi orang-orang akan semakin brutal akibat keterbatasan bahan makanan yang tersedia di supermarket, keluarga George dan Annie memutuskan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin bahan makanan yang bisa didapatkan dari kebun dan bersembunyi di basement.

Wow, di saat begini barulah berasa kalau keahlian bercocok tanam itu sangat dibutuhkan ya, karena walau bagaimanapun kita butuh makanan. Percuma punya uang kalau tidak ada bahan makanan yang bisa dibeli.

Mengakali Batasan Komputer

Annie dan George berusaha mencari tahu siapakah robot yang mengejar mereka ketika mereka ke luar angkasa. Walaupun Cosmos sudah diperintahkan secara spesifik untuk hanya membantu Annie mengerjakan tugas sekolah, mereka mengakali Cosmos supaya membuka pintu ke luar angkasa. Mereka mengatakan butuh mencari protein.

Bagian ini sebenarnya kalau difilmkan akan terasa seru, akan tetapi, agak berbahaya. Yang terpikir dalam hati saya ketika membaca bagian ini adalah: haduh ini anak berdua sok pinter banget sih, ntar kualat loh melawan orangtua. Sudah diperintahkan untuk tidak lagi ke luar angkasa dan hanya mengerjakan tugas, kok ya malah mencari masalah dengan mengakali sistem.

Bukan saja membahayakan mereka berdua, tapi kali ini mereka hampir membahayakan adik kembar George. Oh ya, hampir lupa, ceritanya karena Cosmos kehabisan batere, Annie membawanya ke rumah George untuk dicharge, dan di rumah George lah mereka mencoba membuka pintu ke ruang angkasa lagi.

Makin penasaran…

Saya tahu ini cerita fiksi. Ceritanya juga mereka berusaha membantu menyelamatkan dunia, walaupun praktiknya menurut saya tindakannya terasa gegabah dan ya menunjukkan kalau mereka memang masih anak-anak. Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab di buku ini, misteri tentang kenapa ada begitu banyak kekacauan teknologi juga belum ada tanda-tanda terjawab.

Sejauh ini saya sudah menyelesaikan membaca 11 bab dari 19 bab yang ada. Mungkin akhir pekan ini saya akan menyelesaikan membaca eh mendengarkannya. Oh ya, walaupun saya lebih banyak mendengarkan, saya juga sesekal kembali lagi ke buku fisiknya untuk melihat ilustrasi yang ada.

Yang menarik, versi audio book yang ada di scribd bukan hanya membaca bagian ceritanya, tapi juga membacakan bagian fakta ilmiahnya seperti misalnya penjelasan tentang DNA sebagai pembentuk kehidupan.

Leave a Reply