Maksakeun Maca: George and the Unbreakable Code

george_lucyhawking

Setelah menyelesaikan membaca 2 buku fiksi dan 1 buku non-fiksi, kali ini pilihan untuk kegiatan memaksakan diri membaca buku adalah buku fiksi lagi. Buku George and the Unbreakable Code ini sebenarnya buku bacaan untuk Young Readers, bisa ditebak ya ini bukunya Jonathan. Dia sudah menyelesaikan buku ini sejak baru dibeli, dan saya berkali-kali memulai dan gagal menyelesaikan.

Tentang buku George and the Unbreakable Code

Buku ini kami temukan tak sengaja di acara Big Bad Wolf, waktu membaca judulnya dan membaca penulisnya, saya langsung cari tahu. Buku terbitan Simon and Schuster tahun 2014 ini ditulis oleh Lucy and Stephen Hawking.

Lucy Hawking ini anaknya Stephen Hawking. Iya Stephen Hawking ilmuwan fisika yang terkenal dengan bukunya A Brief History of Time. Lucy mengikuti jejak papanya untuk menjadi penulis dengan nuansa science. Selain sebagai penulis buku dan jurnalis, Lucy memang berkecimpung di dunia pendidikan khususnya ilmu pengetahuan.

Buku ini bukan buku pertama Lucy, ada beberapa buku lain dari seri George ini. Saya memilih membaca ini terlebih dahulu karena buku ini yang pertama kami beli, hehehe.

Hal menarik dari buku ini

Sebelum menuliskan jalan cerita buku ini, hal yang membuat buku ini menarik adalah adanya beberapa penjelasan ilmiah yang terkait dengan dunia pemrograman komputer. Informasi ilmiah itu dimasukkan sebagai bagian dari cerita, padahal berasal dari karya tulis ilmiah yang memang dihasilkan oleh para peneliti di univeritas.

Selain fakta ilmiah yang diambil dari karya tulis ilmiah seperti ini, ada juga penjelasan mendalam tentang konsep yang menjadi bagian dari cerita. Misalnya saja penjelasan tentang kode komputer, bilangan desimal, hacker, dan lainnya. Penjelasan tambahan ini bisa dibaca langsung atau dibaca kemudian.

Karena target pembacanya adalah remaja, buku ini bisa meningkatkan rasa ingin tahu dari anak remaja. Untuk yang sudah mengerti tentang berbagai hal yang diceritakan terkait komputer, tentu saja bagian ini bisa dilewati dan tidak harus dibaca lagi.

Ringkasan awal cerita dari buku ini

Sesuai dengan judul, buku ini bercerita tentang tokoh seorang anak remaja laki-laki bernama George dan temannya Annie yang rumahnya tepat di sebelah rumahnya. George mempunyai adik kembar 2 orang, sedangkan Annie tidak mempunyai adik. George dan Annie menyukai hal-hal terkait ruang angkasa. Mereka sering meneropong langit dari telescope yang berada di rumah pohon yang ada di rumah George.

Cerita ini kontras sekali dengan setting cerita Pollyanna, ya jangan disamakan karena genre nya dan tahun penulisannya saja sangat jauh berbeda.

Singkat cerita, ayah Annie adalah seorang ilmuwan dan rumah Annie penuh dengan berbagai benda dengan teknologi canggih. George selalu terkagum-kagum dengan berbagai benda canggih yang ada di rumah Annie. Tapi buat Annie, dia malah lebih suka melihat keluarga George. Karena Annie tidak punya saudara, dia merasa George beruntung punya adik, sebaliknya George selalu merasa adik-adiknya hanya menjadi sumber gangguan, dan dia justru merasa Annie jauh lebih beruntung.

Diceritakan kalau Annie ini menyukai sebuah grup band, dia mengajak George untuk menonton konser grup band tersebut. Tiba-tiba ketika mereka berada di dekat tempat konser, mereka melihat kerumuman orang banyak karena ada mesin ATM yang memuntahkan uangnya keluar. Sepertinya mesin ATM nya sudah dihack sehingga berlaku aneh begitu.

Mulai dari kejadian itu, ada lagi kejadian yang lebih seru berikutnya. Mereka menerima sebuah robot android yang wajahnya dan ukuran tubuhnya mirip sekali dengan ayahnya Annie.

What Next

Kira-kira siapakah yang menyebabkan mesin ATM mengeluarkan uang tak terkendali, dan kenapa mereka menerima robot yang seperti dupilikat dari ayahnya Annie? Karena saya belum selesai bacanya, tunggu saja ceritanya di tulisan berikutnya ya, hehehe…

2 thoughts on “Maksakeun Maca: George and the Unbreakable Code

Leave a Reply