Bulan Januari 2026 sudah hampir berakhir, rasanya ada yang kurang di blog ini kalau tidak ada tulisan penutup 2025 dan pembuka 2026. Tulisan ini sekalian buat catatan pengingat apa yang sudah dilakukan di 2025 dan kira-kira apa yang diharapkan dari 2026.
Isi tulisan ini
Banyak pengalaman yang belum dituliskan
Banyak sekali kejadian di 2025 yang sebenarnya ingin dituliskan tetapi tidak dituliskan. Awalnya ditunda menulis, lama-lama rasanya tidak perlu dituliskan. Tetapi sebenarnya, masih banyak hal yang ingin dituliskan walaupun sudah lama berlalu.
Tahun 2025 merupakan tahun di mana kami cukup banyak melakukan perjalanan dan mendapatkan pengalaman baru. Pelan-pelan akan saya coba tuliskan pelajaran apa yang saya dapat dari setiap pengalaman dari perjalanan di tahun 2025.
Rasa sedih silih berganti
Tahun 2025 kami mendapatkan beberapa berita sedih silih berganti. Saya tidak akan menuliskan semua berita sedihnya di sini. Tetapi salah satu berita sedih yang bisa saya tuliskan adalah kami kehilangan dosen kami Bu Inge yang sudah menjadi seperti Oma untuk anak-anak kami. Bu Inge yang mengenalkan saya dengan Bebras dan melibatkan saya dalam pembuatan buku pembahasan soal-soal Bebras.
Saya merasa sedih karena sebenarnya ketika kami pulang ke Indonesia di bulan April kami sudah berencana mengunjungi beliau, tetapi beliau sedang tidak bisa dikunjungi karena sedang perawatan. Lalu ketika kami pulang di bulan Agustus (karena urusan visa dan juga suami kakak saya baru meninggal), kami sudah bikin janji akan mengunjungi Bu Inge ke Bandung, beliau bilang tidak bisa karena mau masuk rumah sakit untuk pemeriksaan. Kami pikir hanya pemeriksaan biasa dan bisa bertemu kalau kami datang lagi berikutnya. Ternyata beliau menghembuskan nafas terakhir saat kami sedang di airport untuk kembali ke Chiang Mai. Tidak ada kesempatan berikutnya untuk bertemu lagi. Selamat jalan Oma Inge.
Saya merasa sedih karena belum bisa menyelesaikan janji saya untuk melengkapi buku pembahasan Bebras yang belum ada di website Bebras. Mudah-mudahan saja di tahun 2026 ini bisa benar-benar menyelesaikan pembahasan Bebras.
Rasa cemas berlebihan
Pengalaman kebanjiran di tahun 2024 membuat saya jadi mengalami perasaan cemas berlebihan saat musim moonsoon tiba. Pak suami bilang ya kalau banjir kita hadapi saja, toh sudah berpengalaman dari tahun sebelumnya. Tetapi tidak bisa dipungkiri roller coaster emosi tetap ada. Sebentar saya merasa bisa pasrah seandainya banjir lagi, tetapi sebentar kemudian merasa cemas kalau banjir bakal capek bebersih rumah. Pada akhirnya, berkat upaya pengerukan sungai yang dilakukan pemerintah kota Chiang Mai, banjir tidak terjadi lagi di daerah kami. Walaupun beberapa area sekitar Chiang Mai, ada juga yang mengalami banjir bandang karena hujan sangat deras yang menyebabkan air tidak langsung cepat mengalirnya.
Rasa cemas yang berlebihan ini sepertinya juga terkait dengan usia yang memasuki masa jelita (jelang lima puluh tahun). Kata orang-orang perubahan hormon juga mempengaruhi membuat gampang merasa cemas. Sejauh ini semua bisa diatasi dengan mencoba lebih banyak makan makanan sehat dan mulai mengkonsumsi vitamin yang dibutuhkan tubuh karena produksi alaminya mulai berkurang.
Hidup lebih sehat
Setelah sekian tahun berusaha mengurangi berat badan tanpa hasil, akhirnya tahun 2025 saya mulai berhasil mengurangi kelebihan berat badan. Saat ini belum masuk berat badan ideal, jadi saya tidak akan menyebutkan angkanya di sini. Keberhasilan ini tentunya setelah agak dipaksa oleh pak suami untuk konsultasi ke dokter yang akan mengawasi program penurunan berat badan.
Memang, setelah di tahun sebelumnya ada keluhan plantar faciatis dan juga tennis elbow, sudah waktunya untuk lebih memperhatikan kesehatan diri dimulai dengan mengurangi berat badan dengan mengurangi lemak sambil menjaga massa otot tidak berkurang.
Tahun 2025 saya belajar lebih banyak tentang hidup sehat dan menyambut masa tua dengan tetap bugar. Ada banyak hal yang dulunya saya pikir tua itu artinya menerima diri akan semakin lemah, ternyata hal yang salah. Kita bisa menunda menjadi lemah walaupun umur bertambah.
Tahun 2025 rasanya tahun di mana saya bergerak lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Belum optimal sih sebenarnya, mudah-mudahan saja di tahun 2026 ini bisa lebih rajin lagi bergeraknya dan terutama bisa lebih konsisten dalam berolahraga strength training.
Tantangan baru untuk pendidikan anak
Anak-anak yang sudah semakin besar, tingginya saja sudah lebih tinggi dari saya, tentunya tantangannya sudah berbeda dengan cara sebelumnya.
Si sulung tak terasa sudah harus mulai memikirkan universitas dan jurusan yang dituju. Persiapan untuk mengajarkan kemandirian sudah harus lebih ditingkatkan. Si bungsu yang sebentar lagi masuk ke masa remaja juga perlu mulai diberi tanggung jawab supaya tidak selalu merasa seperti anak kecil yang selalu harus dibantu.
Untuk urusan pendidikan, saya dan pak suami merasa perlu memilih kurikulum yang lebih sesuai, yang bisa mempersiapkan mereka untuk mendapatkan pekerjaan di masa depan yang tidak bisa digantikan oleh kecerdasan Akal Imitasi (AI).
Eskplorasi AI
Sejak AI semakin banyak dipakai secara umum, kami sudah mulai mengekplorasi dengan menggunakan AI. Dalam beberapa tahun, bisa terlihat AI sudah mulai menggantikan banyak pegawai dari pekerjaannya. Tetapi juga kami semakin bersemangat mengekplorasi bisa berkarya apa dengan memanfaatkan AI yang ada saat ini. AI adalah alat untuk berkarya kalau kita tahu cara menggunakannya dengan baik.
Mau rajin menulis blog
Kalau ditanya apa yang ingin dilakukan di tahun 2026? Saya ingin bisa tetap menulis lebih banyak lagi. Semoga tahun ini kembali rajin dan bisa menulis lebih banyak dari tahun 2025. Jangan sampai karena banyak yang malas menulis, isi tulisan di internet bakalan digantikan dengan tulisan hasil AI. Justru seharusnya semakin rajin menulis blog, supaya ada feedback untuk si AI yang berasal dari kisah nyata dan bukan rekaan AI semata.
Terimakasih 2025, banyak hal yang menjadi pelajaran dan pengalaman baru untuk saya. bersyukur untuk hal-hal yang bisa dialami dan dipelajari. Bersyukur juga kalau bisa mengatasi berbagai kecemasan yang ada.
Halo 2026, semoga keadaan akan lebih baik lagi dari 2025. Semoga bisa semangat menulis lagi dan bisa tetap mencatat hal-hal yang ingin diingat dan juga berbagi hasil pelajaran yang didapatkan.


Leave a Reply