Jadi IRT, Masih Perlukah Belajar Lagi?

Perasaan baru kemarin menuliskan tentang tahun baru dan bagaimana sebaiknya jangan cuma berharap tapi juga make it so!, tapi ternyata sudah memasuki paruh waktu ke-2 tahun 2022 ini. Dan kali ini, Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog bulan Juli 2022 ini seperti ingin mengingatkan kembali memeriksa sudah bagimana cerita niat untuk melakukan hal-hal yang ingin dilakukan di tahun 2022 ini.

Walaupun tidak bekerja di kantor alias IRT, saya masih punya berbagai hal yang ingin dipelajari. Yuklah, langsung saja dibaca hal-hal apa sih yang masih ingin saya pelajari, sekarang maupun di masa yang akan datang.

Membaca Bahasa Thai

Dulu, saya pikir ketika tinggal di negara tersebut, otomatis kita akan bisa bahasanya dengan mudah (atau sedikit usaha). Ternyata saya salah. Mungkin juga karena saya kurang niat atau nggak terlalu butuh bahasa Thai, sampai sekarang level bahasa Thai saya masih begitu-begitu saja.

Saya bisa berkomunikasi untuk percakapan sehari-hari, tapi saya tidak bisa membaca dengan lancar ataupun menulis bahasa Thai. Sebenarnya ini saya maklumi, karena saya tidak pernah butuh membaca dokumen bahasa Thai ataupun menulis dalam bahasa Thai. Sedangkan belajar bahasa Inggris yang sudah bertahun-tahun saya lakukan saja, sampai saat ini grammarnya masih begitu-begitu saja. Ah, jangankan bahasa Inggris, bahasa Indonesia saja masih tetap belum berhasil menulis dengan mengikuti kaidah PUEBI.

Walaupun bahasa Inggris saya masih pas-pas an, saya masih bisa mengikuti tontonan bahasa Inggris, atau membaca buku dan novel dalam bahasa Inggris. Nah, target saya dalam belajar bahasa Thai juga nggak muluk-muluk, saya ingin bisa membaca dan menulis bahasa Thai seperti level bahasa Inggris saya. Makanya nih tahun ini saya kembali belajar bahasa Thai dengan fokus membaca (walau masih malas-malasan menulis).

Mengelola Server Blog Sendiri

Setelah belajar serba serbi dunia blog, saya mulai berpikir untuk belajar mengelola server sendiri. Sekarang ini semuanya dilakukan oleh paksu. Kemalasan saya membuat saya tidak juga bergerak untuk belajar sendiri. Tapi sepertinya, kemalasan ini harus segera dihentikan dan mulai belajar.

Kenapa saya ingin mengelola server blog sendiri? Ya tentunya sebagai bagian belajar jadi blogger. Ada kepikiran juga siapa tahu ke depannya bisa membantu teman-teman yang ingin ngeblog pakai WordPress tapi mencari solusi hosting yang harganya lebih murah. Saya ga pingin bikin layanan komersil sih, cuma ingin menyebarkan kecintaan pada dunia menulis dan blogging, supaya internet diisi dengan informasi-infomasi yang positif dan membangun, terutama untuk ibu-ibu yang ingin berkarya dari rumah.

Youtube, Podcast dan Edit Video

Setelah banyak belajar di tahun 2021, saya tetap berusaha belajar hal-hal baru di tahun 2022 ini. Tanpa sengaja, di tahun 2022 ini saya menekuni dunia edit video. Walapun nggak pernah bercita-cita jadi YouTuber ataupun Influencer, tapi ya saya cukup menikmati mengedit video untuk mengisi Youtube Drakor Class sebagai K-Influencer 2022.

Seperti orang kurang kerjaan saya juga membuat podcast dan YouTube channel untuk Gajah Baca Buku. Kenapa nggak bikin channel pribadi? Karena saat ini saya masih belum merasa perlu punya channel YouTube sendiri.

Untuk editing video, setelah tahun 2021 saya berkenalan dengan Canva dan Kinemaster, tahun ini saya berkenalan dengan Da Vinci Resolve. Walaupun masih sangat sedikit fitur yang saya gunakan, saya sih merasa senang bisa menghasilkan sesuatu sambil belajar.

Masih ada yang ingin saya pelajari untuk dunia livestream dan video editing: OBS alias Opensource Broadcast System. Sebenarnya beberapa waktu lalu, saya sudah mulai mempelajari cara menggunakan OBS, tapi sejauh ini saya belum merasa bisa karena saya belum menghasilkan apapun menggunakan OBS. Mungkin karena saya masih punya akun Streamyard, jadi saya lebih memilih menggunakan Streamyard daripada OBS.

Pengen Cari Duit Tanpa Susah Payah

Work smart, not work hard.

Semua orang juga pasti maunya begini ya, cari duit tanpa susah payah, hehehe. Bagaimana caranya? Karena saya tidak bakat bisnis, saya memilih belajar untuk investasi saham. Saya belum berminat untuk investasi krypto dan belum jadi belajar reksadana.

Kenapa saya nggak menggunakan hobi saya menulis atau edit video untuk mencari uang? Karena saya tidak mau membuat perasaan bahagia melakukan hobi hilang karena tuntutan uang. Lagipula, kayaknya sih, lebih mudah belajar investasi saham dan membiarkan uang bekerja untuk kita. Eh tapi ini namanya harapan dan keinginan ya, saat ini sih saya masih tahap awal banget belajar investasi sahamnya.

Semua hal yang masih ingin saya pelajari itu adalah hal-hal yang sebenarnya sudah dimulai dari sekarang tapi belum selesai belajarnya. Biasanya sih saya menemukan hal untuk dipelajari berikutnya ketika mempelajari sesuatu. Pastinya masih akan ada hal-hal lain yang ingin dipelajari di kemudian hari, tapi saat ini cukup 4 dulu. Urutan menceritakan tidak menunjukkan prioritas, karena saat ini semua hal sedang dipelajari secara paralel.

Walaupun mungkin saat ini kita tidak punya profesi ataupun menghasilkan uang seperti orang-orang yang bekerja di kantor dan berkarir, bukan berarti kita berhenti untuk belajar hal-hal mengikuti perkembangan jaman. Bahkan kalau masih ada yang ingin belajar dalam arti jenjang akademik juga silakan saja. Kalau saya sih memilih untuk belajar hal-hal yang memberikan skill praktis dan bisa produktif untuk mengisi waktu ketika hari tua nanti.

Kalau kamu masih mau belajar apa? Atau merasa tidak perlu belajar lagi? Yuk tuliskan d komentar.

mamah gajah ngeblog

5 thoughts on “Jadi IRT, Masih Perlukah Belajar Lagi?

  1. Selalu terinspirasi dari tulisan orang lain yang salah satunya tulisan Teh Risna ini. Semangat untuk mastering Bahasa Thai, Teh Risna. Belajar blogging & pernak-pernik editingnya juga keren lah. Semoga lancar dan berkah ya di kegiatan nambah ilmu & nambah skill-nya.

  2. Kalau Mamah Risna mah sudah tidak perlu dipertanyakan lagi tingkat produktivitasnya dalam belajar. Banyak, padat, dan bermanfaat pula.
    Saya pastinya setuju dengan Risna, meskipun jadi IRT, wajib untuk terus belajar lagi dong, ehehe. Biar gak tumpul otaknya ehehe.

Leave a Reply to Laksita Kharima Cancel reply