Jan 08

Block your crochet piece!

Dari awal merajut saya sudah sering dengar tentang blocking untuk finishing dari hasil rajutan. Blocking ini ada berbagai teknik, tapi teknik apapun itu saya malas melakukannya. Ada berbagai alasan saya untuk tidak melakukannya, tapi alasan utamanya terlalu malas hehe.

fan doily (close up)

Belakangan ini saya coba-coba ngeblocking. Awalnya sih cuma nyetrika hasil rajutannya, tapi kok kurang sip rasanya. Jadi cara pertama yang saya lakukan adalah menyemprot hasil rajutan dengan softener lalu menyetrikanya dengan dialasin kain diatasnya. Hasilnya sedikit lebih baik. Tapi untuk rajutan yang ada bunganya seperti pink doily saya kemarin, cara ini ga gitu bagus, karena bunganya penyet kalau disetrika.

Lalu saya coba mencari tahu tentang blocking, katanya kita perlu memperhatikan jenis benangnya sebelum menentukan teknik blocking yang akan kita gunakan. Lalu kita butuh papan blocking bisa berupa papan styrofoam, dan butuh jarum pentul yang tidak berkarat (karena biasanya bakal kena semprotan, kalau berkarat berabe deh kena rajutannya). So far saya masih tetep kurang rajin baca cara blocking yang benar, dan sampai sekarang saya belum pernah blocking yang menggunakan pengeras (ga punya spray nya dan belum berani pake kanji atau corn starch. Ini salah satu doily lama yang saya baru blocking kemarin.

fan doily (blocking process)

Mungkin ada yang akan bertanya-tanya: buat apa sih blocking itu, repot ah mentul-mentulin rajutan. Jawabannya buat saya blocking itu finishing seperti kita menyetrika kain ketika menjahit atau setelah di cuci. Blocking membuat hasil rajutan kita jadi lebih indah. Untuk doily saya bahkan ada yang sebelum blocking berukuran 45 cm diameternya, setelah blocking bisa bertambah jadi 60 cm. Blocking itu proses meratakan tarikan yang tidak rata. Blocking itu bagian dari merajut (sangat disarankan).

Ini foto doilynya sebelumnya (sayangnya saya ga punya versi foto bagusnya untuk doily sebelum blocking yang sudah jadi, ini masih belum jadi sih, ada foto yang kurang bagusnya liat posting sebelumnya di sini)

img_1707

Kelihata beda bagian tengahnya, untuk yang ini dan foto sebelumnya. Foto pertama bagian tengahnya kotaknya terlihat lebih sama besar, sedangkan foto yang ini terlihat agak kusut.

Seperti saya sebutkan sebelumnya, ada berbagai cara blocking, tapi kita bebas aja mo memblocking dengan cara sendiri, tapi hati-hati, tetap perhatikan jenis benang yang digunakan, jangan sampai malah merusak hasil karya yang dilakukan dengan susah payah.

Saya bikin cara blocking saya sendiri, terutama untuk doily. Caranya mudah (kecuali bagian nempel-nempelin jarum pentul yg kadang bikin tangan sakit). Oh ya untuk catatan, saya menggunakan cara ini untuk benang acrylic dan cotton thread, untuk benang wol saya belum pernah bikin doily pake benang wol 😛

  1. rendam rajutan dalam larutan deterjen bubuk beberapa menit
  2. bilas pake tangan di kucek aja, lalu peras dikit aja, uhm ini agak sulit menjelaskannya, tapi intinya sih jangan di peras kayak meras cucian baju, bisa juga sebenernya ga usah di peras langsung aja pindahktin ke papan blocking (saya pakai papan plastik yang saya ga tau namanya apa)
  3. pertama sekali pasang jarum pentul di 4 sisi ujung dari hasil rajutan kalau bentuknya kotak atau kalau bentuknya bulat carilah 4 ujung yg berupa diagonal. Untuk bagian bulat, mulai dari tengah masang pentulnya
  4. Pasang pentul di sekeliling dan di bagian yg ingin memperlihatkan sudut rajutan. Waktu memasang pentul, rajutannya sambil agak ditarik dikit, tapi jangan terlalu semangat nariknya takut terjadi apa-apa 😛
  5. Biarkan rajutan di papan blocking sampai hasil rajutan kering.

Untuk rajutan lace(berupa jaring-jaring), atau doily, biasanya ga butuh waktu lama untuk rajutan itu mengering. Rajutan itu bahkan ga perlu dikeringkan di bawah matahari, letakknya aja di bagian rumah yang ga terlalu sering di lewati (biar ga mengganggu juga sih), kalau saya sering membiarkan rajutan di papan blocking sampe 2-3 hari.

Sekarang saya ga malas lagi blocking, malah rajin, soalnya kebayang aja, merajutnya bisa berminggu-minggu, masak sih memblocking yg proses masangin pinnya paling beberapa jam ga mau dilakukan? toh itu proses termasuk proses merajut itu sendiri, proses finishing yang memperindah hasil rajutan. So jangan lupa, blocking itu bagian dari merajut, temukan cara blocking yang kamu suka.

Oh ya hampir lupa, ini ada link yang juga menjelaskan tentang blocking, siapa tau mau liat-liat Crochet spot, Crochet Me dan video dari Teresa:

Ah, kenapa saya baru sekarang liat video yang teresa ya, sepertinya cara pake corn starchnya ga sulit kok. Bikin doily lagi kali ya biar bisa praktek blocking lagi, soalnya doily di rumah hasil kerjaan tahun sebelumnya udah di blocking semua 😀

5 Responses to “Block your crochet piece!”

  1. Pinna Says:

    Wah berguna banget nich tipsnya mbak…mau kucoba juga ah buat doilyku..pantesan melengkung terus…ehehehehe..makasih ya

  2. Risna Says:

    @mbak Pinna: ayo di coba, ga sulit kok, coba liat video dari teresa juga yg saya posting, dia share beberapa cara blocking juga. Jamin doilynya tambah indah deh, tapi hati2 juga perhatikan jenis benangnya.

  3. l0neman Says:

    hmmm ,, rajutan ya,, ga ngerti ,, kbanyakan emang wanita ya?

    buzzt.web.id

  4. kurniawati Says:

    bantu saya belajar merajut

  5. nur azizah Says:

    Andaikan crochet yg sdh diblocking suatu saat kotor, pasti kita cuci kan…pertanyaannya pengaruh blocking hilang ngga? Atau kita blocking ulang lagi setelah mencuci?

Leave a Reply